Akademi Jakarta 2019 Memberikan Penghargaan Kepada Arsitek Yori Antar

Posted on

Arsitek Yori Antar mendapat penghargaan akademi 2019 atas kegigihan Yori melestarikan Arsitektur Nusantara.

Yori Antar saat di temui awak media mengatakan terimakasih atas Akademi Jakarta pemberian penghargaan kali ini kepada arsitektur, dan juga saya berterimaksaih kepada almarhum Ayah saya yang telah menanamkan dasar-dasar kelestarian dan cinta tanah air.Jadi kita bergerak beda tapi semangat sama mencintai Indonesia.

Ayah saya modern sangat rasional banyak melestarikan bangunan peninggalan belanda di kota -kota besar Jakarta dan Solo.

Saya melestarikan rumah adat di Indonesia  mencintai kebudayaan lokal sebagai kekayaan budaya bangsa yang khas dan sarat akan kearifan lokal.
”Saya mengabadikan arsitektur tradisional masa lalu. Selama ini, ilmu arsitektur tradisional ditinggalkan. Karena itu tak mengherankan bahwa aristektur di Indonesia akhirnya mengikuti pola pikir arsitektur modern di dunia empat musim,” kata Yori.

Yori ingin masyarakat Indonesia hidup serta menyadari keindonesiaan dan kekayaan budayanya melalui arsitektur yang secara nyata adalah cerminan diri dan jiwanya, yang lahir dari alam yang membangun dan membesarkannya.

Menurut Yori Arsitektur budaya tidak lagi di pelajari di perguruan tinggi, sudah terlupakan, saya punya sasaran merubah maìnset diperguruan tinggi bahwa dunia tradisional itulah masa depan kita sendiri yang itu keren.

Nilai-nilai kebudayaan gotong royong kita ini sudah dilupakan padahal kita ini manusia dua musim banyaknya hidup di luar, kalau empat musim hidupnya di real estate tidak kenal sama yang lain.

“Yori mencontohkan rumah orang dayak yang mencerminkan nilai nilai kearifan lokal. Dan nilai nilai kearifan lokal itu yang perlu digali.

Yori berharap “Kembali menjadi bangsa penemu bukan menjadi bangsa followers, kita membranding budaya kita sendiri”, pungkasnya.

(D/R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *